Puisi : Pudarkah Idealismu


Puisi ini di karang oleh Kang Rochmad, seorang idealis muda yang sedang mengawasi kondisi politik yang ada di Indonesia sekarang ini. Terinspirasi dengan konsidi kritis penduduk Indonesia, kritisan yang dimaksud? kritis akan idealisme rakyat yang sudah mulai menipis saat ini. Dahulu jika ada para pejabat atau tokoh negara yang berjalan tidak sesuai aturan dasar, maka akan banyak masyarakat dan para penggerak yang menyuarakan isi hati mereka untuk tetap mengukuhkan kedaulatan bangsa. Namun sekarang sudah sangat jauh berbeda dengan kondisi Indonesia yang dulu. Dulu ya dulu, tetap pada masa lalu, kondisi yang ada di masa lalu tidak akan bisa di putar kembali di masa sekarang ini. Para idealis yang gemar menyuarakan kalimat penggugah untuk para penggerak agar selalu tetap mengawasi jajaran pemerintah bagaimana car kerjanya sekarang ini sudah mulai pudar. Akhirnya banyak oknum pejabat yang menelan hak rakyat. Menikmati sendiri hak rakyat Indonesia, yang sebenarnya harta itu harus di bagikan kepada rakyat berupa pendidikan, pembangunan, dan dalam bentuk lain itu di nikmati sendiri oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab. Banyak yang sudah di ketahui perilaku bejat para pejabat di Indonesia, namun masih tetap banyak yang melakukan hal yang sungguh tidak dapat di contoh ini.

Aku teringat saat itu
Dimana para idealis sangat lantang suaranya
Membesi baja hatinya
Untuk melawan para Buto yang rakus menguasai tanah perdikan Nusantara
Ketika kaki buto menginjak menggencet kedaulatan rakyat
Ketika itu para idealis
Lantang berteriak...
Hai Bung.....
Angkat kaki angkuhmu itu,
Kami tak akan tinggal diam
Kalau mata kami masih melihat kaki angkuhmu menggencet kedaulatan rakyat...
Kami tak akan tinggal diam
Bila kedua bola mataku
Melihat kedua tanganmu masih terus mencekik hak-hak rakyat
Kami tak segan-segan mencongkel pantatmu itu
Dari kursi-kursi rakyat yang mereka berikan untuk kau duduki
Hahh.. aku menghela nafas panjang
Kemudian aku bergumam
Itu kan dahulu...
Dahulu saat Kala Bendu Orde Baru
Dahulu saat lagi Hitsnya lagu pop yang judulnya Reformasi
Dahulu saat demokrasi masih apa sih
Dahulu itu kan dulu...
Kini ya kini,
Yang terlihat kini ya seperti ini
Pudar
Idealis pudar
Puisi : Pudarkah Idealismu Puisi : Pudarkah Idealismu Reviewed by Unknown on 8/02/2017 08:11:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar